Merubah Gelisah dengan Mulung Sampah

Pak Usman (bertopi). Foto : FB Sutisna

Pak Usman (bertopi) dan rekan-rekannya. Foto : FB Sutisna

Lengkapnya Muchammad Usman, oleh tetangga dan koleganya biasa dipanggil Usman saja. Sejak 2015 lalu nyaris tiap Sabtu selalu hadir dan tak mau kalah dengan relawan yang lebih muda untuk memulung sampah bersama Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Bogor.

Purnawirawan Angkatan Darat berpangkat Letkol ini lahir 59 tahun yang lalu. Tumbuh dan besar tak jauh-jauh dari Ciliwung, tepatnya bantaran sungai Ciliwung Sempur, Bogor Tengah. Tak heran ketika ditanya soal Ciliwung, mengalirlah cerita jejak sungai yang membelah kota Bogor sejak jernih hingga masa-masa pekat oleh limbah.

“Dulu itu Ciliwung bersih, tidak ada sampah plastik, jernih, ikannya banyak. Orang senang ke kali selain jernih karena banyak buah-buahan. Setelah 1980-an baru lah mulai banyak limbah dan sampah, ikan-ikan asli mulai pada hilang seperti jeler, berot dan lainnya,” terangnya.

Kegelisahan melihat sampah Ciliwung coba diurainya pada 2005, jauh sebelum KPC Bogor rutin memungut sampah di seputaran Ciliwung Bogor. Sudah terpikir olehnya jika persoalan sampah di kampungnya tak teratasi, maka Ciliwung yang mengalir didepan rumahnya akan menjadi tempat sampah abadi. Maka bergeraklah Usaman bersama pengurus RT 03/RW04 tempatnya tinggal, mengajak warga musyawarah bagaimana mewujudkan kebersihan lingkungan dan tak lagi menumpuk sampah di bantaran dan sungai Ciliwung. “Saat itu saya tergerak, kemudian berunding bersama istri untuk menggerakan warga disini.”

Maraknya karamba yang tak lagi aktif dan bertebaran di Ciliwung menjadi masalah serius dan perhatian Usman, terutama ketika banyak laporan warganya yang terluka ketika turun ke Ciliwung. Maka target mulung perdananya bersama warga adalah memusnahkan karamba-karamba yang tidak aktif.

Sayang, upayanya sempat terputus begitu instansinya menugaskan Usman meneruskan pengabdian di Jayapura. Sampai akhirnya pada 2009 kabar munculnya segelintir orang Bogor yang rutin memulung sampah setiap Sabtu menjadi pergunjingan warga Lebak Kantin dan Kampung Rambutan. Konon aksi mereka me-malukan dan membuat canggung mereka yang hendak membuang sampah ke sungai, meski ada juga yang senang karena sampah mereka berarti ada yang mengurus.

“Saat itu sudah ada beberapa warga Kampung Rambutan yang ikut kegiatan KPC seperti Pak RW. Saya merasa kok malah bukan kita yang warga sempur yang membersihkan sampah, dari situ akhirnya terus terlibat sampai saat ini.”

Begitu memasuki masa pensiun, Usman pun bertekad menghidupkan kembali cita-cita mewujudkan Ciliwung bersih di kampungnya. Bersama Ketua RW Hermansyah dan warga  lain seperti Pak Joko, Pak Cucup dan Pak Yadi, mereka rutin mulung dan mengajak warga lainnya terlibat aktif dalam kegiatan KPC setiap Sabtu.

Tak hanya mulung, berbagai momentum peringatan juga diupayakan untuk dimanfaatkan menyampaikan ajakan, membujuk warga mengurus sampah hingga ke bantaran. Baik itu sekedar himbauan maupun kegiatan kerja bakti bersih lingkungan saat peringatan kemerdekaan, peringatan keagamaan dan lomba Bogorku Bersih beberapa waktu lalu. Kini warga sedikit demi sedikit mulai tergerak, sampah tak lagi dilempar ke sungai, mereka mau sedikit repot untuk mengumpulkan sampah dititik tertentu dan rela mengeluarkan materi untuk mengupah petugas pengambil sampah.

Kampung Rambutan RT 03/04 Kelurahan Sempur tempatnya tinggal menjadi salah satu kawasan hunian di Bantaran Ciliwung bersama Lebak kantin dan Lebak Pilar. Mengajak mulung sampah bukan hal yang mudah meski sederhana dilakukan. Usman membayangkan jika pemimpin mau mencontohkan langsung kepada warganya, rasa-rasanya dari 7.889 warga Sempur pasti ada yang tergerak. Baginya warga itu perlu keteladanan tak sekedar himbauan.

“Kalau saja Walikota mau ikut terjun ke kali mungut sampah bersama stafnya, mungkin camat, lurah dan aparat lainnya ikut turun, sehingga yang mulung sampah lebih banyak,” pungkas Usman.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s